Breaking News

POHON KETAPANG KENCANA (Terminalia mantaly)

 

Ketapang kencana (Terminalia mantaly) adalah sejenis tumbuhan peneduh berwujud pohon.Tajuknya yang mendatar dan berlapis-lapis, sebagaimana kerabat satu marganya, ketapangT.catappa, membuatnya juga menjadi penghias taman rumah dan kebun.Ketapang kencana adalah tumbuhan endemik Madagaskar, namun sekarang diintroduksi keberbagai daerah tropika.

 

Salah satu tanaman peneduh yang kerap dijumpai di hunian-hunian baru saat ini adalah Ketapang Kencana (terminalia mantaly). Pohon asal Madagaskar ini berwujud ramping, namun memiliki ranting membentang dan bertingkat sehingga tepat untuk dimanfaatkan sebagai peneduh halaman. Ketapang Kencana mampu tumbuh dengan ketinggian mencapai 10 – 20 meter dengan batang berdiri tegak dan rapi. Pohon ini juga memiliki ranting ramping yang tumbuh lurus. Daun-daun kecilnya juga subur bergerombol seperti membentuk payung sehingga bisa melindungi tanaman yang ada dibawahnya. Daun pohon ini berwarna hijau terang ketika berumur muda, dan akan tetap terlihat hijau meskipun tengah terjadi pergantian musim. Selain itu, pohon ini juga memiliki bunga berwarna kehijauan dan buah kecil berukuran sekitar 1,5 cm. Selain banyak ditanam untuk menyejukkan dan meneduhkan taman atau jalan, Ketapang Kencana juga banyak dijumpai di hunian-hunian modern bergaya tropis.

 

Penempatannya mudah ditemui dihalaman rumah agar langsung memberi nuansa teduh dan asri. Namun, karena bentuk ranting pohonnya cukup memakan tempat, penempatan Ketapang Kencana di hunian biasanya tidak banyak. Selain itu, kehadirannya meruntuhkan kesan masif yang muncul dari dinding rumah.

 
Referensi :

  1. Foth, H. D. 1991. Dasar-dasar Ilmu Tanah (Original edition: Fundamental of Soil Science) Diterjemahkan oleh E.D. Purbayanti, D.R. Lukiwati, dan R. Trimularsih. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.
  2. Hardjowigeno, S. 2010. Ilmu Tanah. Edisi Baru. Penerbit Akademika Pressindo. Jakarta.
  3. Kartasapoetra, A. G. 2008. Klimatologi: Pengaruh Iklim Terhadap Tanah dan Tanaman. Edisi Revisi. Penerbit PT Bumi Aksara. Jakarta.
  4. Marjenah, 2010. Budidaya Jati di Kalimantan Timur. Prospek Pembangunan Hutan Tanaman. Penerbit Bimotry. Yogyakarta.
  5. Marjenah dan N.P. Putri. 2017. Pengaruh Elevasi Terhadap Produksi Buah Ketapang (Terminalia catappa Linn.) Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodiesel. Jurnal Hutan Tropis Volume 5 No. 3, Edisi November 2017. p. 244-251
  6. Nurwadjedi. 2000. Klasifikasi Bentuklahan Semi Detil (Skala 1:50.000 / 1:25.000) Hasil Pengembangan Peta RePPProT Skala 1:250.000. Globe. Volume 2 No. 2. Desember 2000. Hal. 72 – 83.
  7. Raju, A. J. S., P. V. Lakshmi, and K. V. Ramana. 2012. Reproductive ecology of Terminalia pallida Brandis (Combretaceae), an endemic and medicinal tree species of India. Research Communication. Current Science. Vol. 102. No. 6. 25 March 2012, pp. 909 – 917.
  8. Ruhiyat, D. 2004. Sistem Lahan Kalimantan Timur. Laboratorium Ilmu Tanah. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Samarinda.
  9. Suharta, N. 2007. Sistem Lahan Barong Tongkok di Kalimantan: Potensi, Kendala, dan Pengembangannya. Untuk Pertanian Lahan Kering. Jurnal Litbang Pertanian, 26(1), 2007. 1-8.
  10. Utomo, B. 2006. Hutan Sebagai Masyarakat Tumbuhan Hubungannya dengan Lingkungan. Medan: Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.